Rabu, 15 April 2020

TANGKAL CORONA DENGAN BERSEPEDA
16 April 20, 05.25





Apakah bersepeda menjadi olahraga pilihan anda?

Bersepeda merupakan olahraga yang muncul pada abad ke-19. Olahraga ini tentunya menggunakan sepeda sebagai alatnya. Akhir-akhir ini Indonesia sedang di landa pandemi virus corona. Penularannya yang sangat mudah dan dan tidak kasat mata membuat virus ini semakin memakan banyak korban. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena pemerintah memberlakukan WFH (work from home). Demikian juga dengan para pelajar yang harus SFH (study from home).

Pemerintah Sragen menganjurkan waraga untuk berolahraga, menjaga pola makan, menjaga kebersihan tubuh, rajin mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan menghindari kontak langsung dengan siapapun. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Bersepeda menjadi salah satu pilihan olahraga yang dilakukan oleh waraga Ngrejeng. Olahraga ini dirasa dapat membantu mencegah penularan covid-19 karena di lakukan ketika pagi saat matahari bersinar, hal tersebut membuat orang-orang yang bersepeda melakukan dua kegiatan yakni olahraga dan berjemur.

Bersepeda merupakan salah satu kegiatan dengan intensitas rendah – sedang, karena bisa dilakukan di area rumah. Apalagi desa Ngrejeng banyak dikelilingi sawah, sehingga ketika berolahra dapat juga mencuci mata karena mendapatkan pemandangan yang indah dan menyejukkan pikiran juga. Ketika sedang ada pendemi seperti ini membuat warga menjadi kurang gerak, sehingga dapat menyebabkan berat badan naik dan menjadi pemicu penyakit berbahaya lainnya seperti diabetes, serangan jantung dan obesitas.



Sebelum melakukan aktivitas bersepeda, anda harus menggunakan pakaian yang tertutup, memakai helm untuk keselamatan dan memakai masker untuk mengurangi dampak terpapar virus dan polusi di jalan. ukuran sepeda yang lumayan panjang membuat anda bisa melakukan himbauan pemerintah yakni social distancing, yakni memberikan jarak antara seseorang dengan orang lain untuk meminimalisir penyebaran covid-19. “Saat bersepeda kita selalu jaga jarak dan pakai masker mbak” ujar tami, salah satu warga Ngrejeng.

“iya mbak, meskipun ketika jalan menanjak kita buka masker sementara karena ngos-ngosan” kata irfan, salah satu warga Ngrejeng yang aktif bersepeda. Ketika melewati jalan yang menanjak memang memerlukan tenaga yang lebih ekstra, selain itu juga membuat napas terasa berat.  Hal ini terjadi karena sebenarnya tubuh sedang membakar lemak dan keluarlah sebagai CO2 atau karbon dioksida bukan sebagai keringat. Karena keringaat diproduksi oleh tubuh karena adanya racun-racun dan air yang ada di tibuh. Maka dari itu kita menjadi haus, karena dehidrasi atau kekurangan air.

Rata-rata warga membawa botol minum mereka sendiri, dengan meletakkan pada bagian rak botol yang melekat pada bagian bawah sepeda mereka. Mereka bisa membawa sampai 1 liter untuk satu perlalanan. Minum yang mereka bawa juga tidaklah minuman yang aneh-aneh seperti minuman kemasan yang banyak beredar di pasaran. Mereka membawa air putih. Ada yang membawa air putih dingin dan ada yang membawa air putih biasa. Ketika haus mereka bisa langsung meminumnya tanpa harus membeli terlebih dahulu. Mengapa ? . Membawa air putih sendiri ini dirasa dapat mengurangi resiko terjangkit covid-19 karena mereka tidak bertransaksi dengan penjual dengan uang mereka. Bisa saja uang mereka sudah steril akan tetapi kembalian dari pembeli bisa saja terdapat kuman ataupun virus yang menempel. Dan ketika bertransaksi dengan penjual tentu saja mereka akan bersentuhan dengan penjual saat memberikan uang. “kan tidak mungkin saya beli minum uangnya saya lempar, kayak yang di tv-tv yang viral itu mbak” ujar tami.

Bersepeda adalah latihan fisik yang dapat menjaga keseimbangan hormon yang ada di otak seperti endorfin dan dopamin. seperti yang dlansir oleh www.alodokter.com endorfin merupakan zat kimia seperti morfin yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh dan memiliki peran dalam membantu mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan positif. Sedangkan dopamin merupakan hormon yang bekerja sebagai pengirim sinyal di dalam otak manusia. Dopamin ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan pompa jantung dan aaliran daraha ke dalam ginjal. Orang-orang yang sedang WFH akan merasakan stress, bosan dan lain sebagainya hal ini dapat dikurangi dengan bersepeda. Imun yang baik juga tercipta dari pikiran atau sugesti kita masing-masing. Jadi kalau anda bahagia dan selalu memikirkan hal positif maka tubuh juga akan bekerja dengan baik dan positif juga. Hal ini sangat menguntungkan karena dapat membuat kita mencegah virus corona yang sedang melanda seluruh negara di dunia ini. Apalagi di Indonesia sudah banyak yang terjangkit virus tersebut dan gejalanya tidak tentu. Ada yang hanya batuk saja, tidak disertai demam dan sesak napas. Dan ada juga yang sesak napas dan kemudian dikira penyakit dalam lain.