Rabu, 27 Januari 2021

Jumpa Fans Dadakan Seleb Tiktok Asal Solo Ini Diancam Kurungan


Diduga melanggar Undang-undang Karantina Kesehatan, artis Tiktok asal kota Solo ini, terancam kurungan penjara selama satu tahun 


Minggu, 24 Januari 2021 lalu, i-Club kota Madiun didatangi oleh artis Tiktok yang sedang naik daun di kalangan remaja belakangan ini. Artis Tiktok bernama Viens Boys ini datang untuk melakukan kerjasama review makanan dengan pihak i-Club. Liony Mayestika selaku Manager Viens Boys juga mengatakan bahwasanya ketika datang di Madiun, sejumlah fans sudah berada disana. Viens Boys terpaksa untuk menyapa para fans karena ada beberapa fans ada yang sudah histeris ketika rombongan artis Tiktok ini datang. Sang Manager juga mengatakan untuk tidak berkerumun.

Viens Boys dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes) yang sedang diberlakukan di kota Madiun. Viens Boys juga diancam kurungan penjara apabila terbukti melanggar Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan. Pemeriksaan  dilaksanakan secara maraton pada minggu (24/1) malam dengan pihak yang bersangkutan yakni para personil Viens Boys dan Manager. AKBP Dewa Putu Eka Darmawan selaku Kapolres Madiun Kota menyampaikan “Tadi malam (minggu) sudah dilakukan pemeriksaan secara maraton, kemudian tadi pagi (senin) digelarkan.” 

Sumber Gambar : akun Instagram @viensboys.ofc

Kota Madiun saat ini sedang melaksanakan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan tujuan untuk menekan angka peningkatan penularan Covid-19. Viens Boys dapat dijerat hukuman satu tahun penjara jika melaggar UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular atau UU nomor 6 Thun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Karena dianggap melanggar program PPKM yang sedang berjalan. 

Viens Boys sendiri merupakan seleb Tiktok yang sedang digandrungi oleh kalangan remaja. Mereka merupakan orang-orang yang ingin mengenalkan budaya Jawa Tengah kepada publik. Mereka ingin mengikuti jejak Bayu Skak yang telah terkenal terlebih dahulu. Bayu Eko Moektito atau yang lebih dikenal dengan nama Bayu Skak ini merupakan salah satu konten kreator asal Malang, Jawa Timur yang terkenal dengan memamerkan budaya asal daerahnya.

    Dilansir dari JTV Madiun, Manager Viens Boys mengatakan bahwa pihak mereka tidak melaksanakan jumpa fans dengan sengaja. Kedatangan Viens Boys ke Madiun semata-mata hanyalah untuk melakukan kerjasama dengan restoran i-Club. Ia menambahkan bahwasanaya di sana tidak ada panggung, di belakang para personil Vies Boys hanyalah sebuah kursi panjang. Viens Boys seharusnya melakukan review  makanan di dalam gedung yang berada tepat dibelakang mereka menyapa para fans. 

Sumber Gambar : Dyah Ayu Arini


    Dikutip dari Satgas Penanganan Covid-19, covid19.go.id kasus Covid-19 di Indonesia pada tanggal 27 Januari 2021 ini telah terkonfirmasi positif sebanyak 1.024.298 jiwa dan yang sudah sembuh 831.330 jiwa, sedangkan yang meninggal sebanyak 28.855 jiwa. Karena tingginya kasus orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih banyak sekali masyarakat yang masih tidak peduli dengan protokol kesehatan. Salah satunya adalah kasus Viens Boys ini. Tindakan yang dilakukan oleh para fans sangatlah tidak baik untuk dicontoh. Mereka rela untuk berkerumun dan tidak menerapkan protokol kesehatan demi bertemu dengan idoa mereka. Apabila kerjadian seperti ini terus terjadi, dapat merugikan berbagi pihak termasuk Indonesia.

Tidak hanya peristiwa Viens Boys yang terpaksa menyapa para fans dan membuat adanya kerumunan di tempat umum. Sekarang ini masih banyak tempat nongkrong anak muda yang belum menerapka protokol kesehatan. Masih banyak yang tidak menjaga jarak dan memakai masker. Tentu ini juga menjadi PR lagi bagi pemerintah yang seharusnya menindaklanjuti kejadian seperti ini. PPKM akan lebih efektif apabila masyarakat bisa bekerjasama dengan pemerintah dalam berjalannya program tersebut. Dalam pelaksanaan PPKM warung-warung atupun tempat makan seharusnya hanya buka sampai jam 19.00 saja. Namun, pada kenyataanya masih banyak warung yang buka sampai larut malam. Bahkan ada yang baru buka pada malam hari.


Sumber : 

Satgas Penanganan Covid-19

JTV Madiun


Tidak ada komentar:

Posting Komentar